Tebaran Bintang di Surya Kencana, Gunung Gede

Genap dua minggu setelah berkunjung ke Gunung Prau, Wonosobo, saatnya menapaki kaki pertama kali di Gunung Gede tanggal 11-13 April 2014 kemarin. Pendakian Gunung Gede (2958 mdpl) ini awalnya direncanakan oleh grup Semeru dengan tujuan kumpul-kumpul kangen lama tak jumpa.

Gunung Gede 2958 MDPL

Rencana ini sudah ada sejak bulan Januari, tapi sayangnya pada hari pendakian banyak saja yang tidak bisa ikut karena ini dan itu, alhasil kami yang berangkat dari grup Semeru hanya lima orang, dengan mengajak beberapa teman dan kerabat, jadilah ada 11 orang.

Jadi perjalanan kami mulai dari Kampung Rambutan, gue dengan semangatnya datang paling pagi jam 8 malam, ya di kota Jakarta pada Jumat malam bisa kebayang kan macetnya gimana? Nerobos dari Rawa Belong ke Kampung Rambutan gak mungkin nyampe jam 8 kalau berangkat jam 7. Yak, karena gue ketimpahan malaikat yang mau nganter ke sana, Thank You AJ!

Menggunakan bus arah Banjarnegara, kami stop di pertigaan Cibodas lalu naik angkot ke warung Mang Idi, warung ini jadi basecamp kita untuk persiapan mendaki setelah shalat subuh. Setelah makan kenyang, tidur cukup, packing mantap, jam 6 pagi kami mulai trekking melalui jalur Cibodas dengan tujuan mendirikan tenda di Alun Alun Surya Kencana.

FYI, Mang Idi ini kenal banget sama Bang Ase, sepanjang gue ngobrol ma beliau gue bisa ngeliat kalau mereka itu dekat banget deh. Terus diwarungnya juga nempel stiker Wisata Gunung. Sekalian promosi🙂

Welcome to Gunung Gede

Bismillahirahmanirrohim, langkah demi langkah, berjam-jam berlalu, diselingi foto-foto, berjalan sambil merasakan gerimis nakal yang menyentuh, melalui pemandangan indah lukisan Allah, merupakan kenikmatan sendiri bagi gue selama penanjakan. Lama emang nanjak tapi kalau dinikmatin pasti gak kerasa ! Antusias gue semakin meningkat ketika melalui sumber air panas, sumber air dingin, lalu air terjun, hingga sampai di camping ground Kandang Badak untuk beristirahat sambil menunggu rombongan.

Uniknya Gunung Gede ini, kita yang gak berkecukupan bahan makanan gak perlu khawatir gara-gara banyak penjual nasi uduk, gorengan, pop mie dan berbagai minuman hangat terutama di Kandang Badak ini, eh sekalian aja gue ikut-ikutan buka warung makan kali ya nih di sini hahaha. Setelah istirahat yang lumayan lama, beberapa teman memutuskan untuk mendirikan tenda di Kandang Badak ini, yaaaa gue sih tetap lanjut karena memang dari awal niat dan tujuan adalah buka tenda di Surya Kencana.

Oh iya, kalau lewat jalur Cibodas ini, untuk menuju Surya Kencana harus melewati puncak dulu. Jadi, rute kita waktu itu : Basecamp Cibodas – Kandang Badak – Summit (Puncak) – Surya Kencana, dan pulangnya melalui jalur Cibodas juga dengan arah kebalikannya. Biasanya pendaki memilih jalur naik Putri turun Cibodas atau kebalikannya, tapi karena simaksi yang kita dapat PP Cibodas, ya mau gak mau harus mau melalui medan yang paaaanjaaaaang banget. Oke, lain kali ke sana gue mesti lewat jalur Putri!

Puncak Bayangan Gunung Gede

Alhamdulillah sampai puncak bisa menikmati matahari terbenam. Jalur Kandang Badak – puncak bukan main tantangannya, mirip seperti perjalanan ke Arcopodo di Gunung Semeru, ditambah lagi ada tanjakan setannya yaitu tanjakan vertikal dengan menggunakan tali. Selanjutnya lanjut turun ke Surya Kencana dan mendirikan tenda, kami sampai jam 7 malam dengan banyaknya kejadian seperti salah satu teman kakinya cidera dan pingsan yang Alhamdulillah bisa ditangani dengan baik oleh teman teman pendaki lain yang baru kami kenal saat itu. Malam itu angin sangat kencang, dinginnya Gunung Gede itu melebihi dinginnya Gunung Semeru, karena berbentuk savanna dan padang edelweiss yang gak ada pohon tingginya, jadi angin kencang langsung menerobos tenda kami, untung aja tendanya kuat, siapa dulu dong yang masang, si jagoan yang sering bongkar pasang pesawat, si MR !

Pendakian ini sebenarnya gak enak banget buat kondisi gue, karena tiba-tiba datang bulan di malam gue meluncur ke Cibodas. Gak mungkin dong gue batalin, alhasil gue menguat nguatkan diri dari keram sepanjang jalan dan malamnya pas masuk tenda gue gak kuat dan langsung tidur, untungnya teman teman pengertian dan gue minta dibuatin emih, ya dibuatin deh. Hahaha sekali-kali manja boleh ya !

Sekitar jam 3-4 malam gue dan beberapa teman bangun, keluar  melihat bintang yang malam itu malu malu untuk menampakkan diri. Dengan sabar gue tunggu sambil dihempas angin kencang trus gemetaran kedinginan dan lama kelamaan bintang-bintang semakin banyak dan indah banget. Gelapnya malam saat itu dihiasi oleh tenda tenda warna warni dengan penerangan di dalamnya, serta bintang yang berkelip kelip di langit, ditambah lagi kami diapit oleh dua bukit indah yang menyempurnakan lukisan Allah ini, bintang itu romatis banget ya. Subhanallah banget kalau subuh saat itu ada yang adzan dan bisa sholat subuh berjamaah, gue pengen banget merasakan ini di gunung, mungkin di gunung lain kali yah bersama teman-teman yang gue sayang❤.

Tebaran Bintang

Karena kabut di pagi itu, kami tidak bisa melihat matahari terbit dari puncak dan lebih memilih tidur. Kami dibangunkan oleh suara ‘Nasi uduk… nasi uduk masih panas…”, semua bangun dan makan ! hahahaha. Tuh kan, gak perlu khawatir kekurangan makanan dan minuman deh di sini, banyak penjual, tentunya di gunung lain gak ada yang seperti ini. Duh Gede, I love you.

Setalah puas mengabadikan moment berada di surya kencana, foto dengan pemandangan savanna dan edelweiss yang super duper luas banget, kalau pendaki kreatif mungkin sekalian main bola nih di sini (eh boleh gak ya? Haha)

Morning Play at Surya Kencana

 

20140413_074112_2

Jam 11 kita beranjak dan sampai di Kandang Badak jam 1, istirahat dan menunggu rombongan karena ada yang cidera jadi kami bagi bagi tugas untuk membawa barangnya. Sampai basecamp warung Mang Idi lagi jam 17.30 dengan kondisi basah kuyup dan gemetar kedinginan karena hujan turun sepanjang jalan dari kandang badak ke basecamp.

Alhamdulillah sampai rumah jam 00.30 WIB. Terima Kasih Gunung Gede, mendapat pelajaran hidup yang luar biasa dari pendakian kali ini (I did not tell what kind of learning, you may feel it when you travel with friends and we need each other’s help, each other’s support, and each other’s understanding)

Tagged , , , ,

One thought on “Tebaran Bintang di Surya Kencana, Gunung Gede

  1. Frenky says:

    Ayo Elly kita nge-hiking bareng lagi kapan2, ajak2 ya🙂

    Salam dari teman hiking mu ke Papandayan dulu😀
    My Blog : http://www.thedreamerblog.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: