buku.

Buku ‘Bagaimana Mengubah Ide Anda Menjadi Sebuah Kerajaan Bisnis’ oleh Sony Sugema, MBA

Sangat setuju dengan idenya menambahkan pengalaman sendiri dimana beliau adalah penndiri dari LBB SSC (Sony Sugema College) dan Sekolah Tinggi Tekhnologi Informasi Sony Sugema yang pada akhirnya sukses. Buku ini bukan semata-mata bercerita tentang jatuh bangunnya beliau dalam mengembangkan bisnisnya melainkan juga hikmah dan pembelajaran yang beliau dapatkan dan keinginan beliau untuk menyampaikannya kepada kita..

Memulai sesuatu memang sangat susah tapi tanpa memulainya mimpi kita akan musnah dan akhirnya bertemu denan penyesalan. Menurut beliau ada 3 faktor yang harus dikedepankan yaitu impian, ilmu dan kerja keras.. dalam pikiran saya ada satu faktor lagi yang sangat kuat peranannya yaitu DO’A.

Ilmu disertai kerja keras tanpa impian, bagaikan perahu yang berlayar tanpa tujuan. Bayangkan saja bila kita mengerahkan seluruh kemampuan berpikir dan fisik kita tanpa mengetahui kemana tujuan akhir yang dituju. “begin from the end”, semua tindakan harus merujuk dan berawal dari tujuan akhir yang ingin dicapai. Impian disertai ilmu, tanpa kerja keras, seperti seorang pertapa. Ia hidup bukan untuk saat ini. Setiap kali ia menunggu datangnya kesuksesan, uang banyak, makan enak, namun semua itu tak kunjung datang. Kadang-kadang malah memang tidak pernah ada. Impian disertai dengan kerja keras, tanpa ilmu. Ibarat berlayar tanpa nahkoda. Bayangkan saja bila suatu kapal tidak tahu ke mana akan berlabuh. Maka akan banyak kegagalan yang menghadang. Untung saja kita memiliki kemampuan untuk belajar dari semua pengalaman, sehingga ilmu sesulit apapun dan semahal apapun pasti akan dapat kita peroleh. Tapi bayangkan bila ilmu disertai kerja keras dan impian, tanpa doa. Allahlah yang merencanakan segala sesuatu yang terjadi maka selayaknya usaha dan permohonan dari impian, ilmu dan kerja keras itu diberitahukan kepada-Nya melalui do’a, memang Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahui apa yang dikerjakan umatnya, tapi Allah senantiasa mencintai umatnya yang rendah diri dan rendah hati dihadapan-Nya.

Antara mimpi dan realitas hanya terpisah oleh waktu. Dan keberanian dalam merealitaskan mimpi itu terdapat kejeniusan, kekuatan, dan keajaiban.

Seberapa jauh kita siap untuk menderita…

Seberapa jauh kita bersiap untuk bersabar…

Seberapa besar tekad kita untuk menggapai impian..

Seberapa banyak kita siap untuk gagal lalu bangkit kembali…

Seberapa dalam kita dapat menahan ego kita…

Seberapa dalam kita dapat menahan nafsu kita…

Seberapa lama kita dapat bertahan saat dimana seolah tiada harapan…

Seberapa kuat kita bisa bertahan menghadapi segala rintangan…

Itulah harga yang harus dibayar untuk mewujudkan impian kita…

Setelah membaca buku sejenis ini, saya hanya berpikir, sebelum itu semua kesadaran harus datang duluan sekaligus hidayah….

2 thoughts on “buku.

  1. agunk agriza says:

    pertamax

    sony sugema? yang bikin SSC Ya?

  2. syraru says:

    kedua deh…

    Sony Sugema, MBA yah? emang pendiri SSC😀 dia bkin buku juga yah? baru tw nih awa😛

    Elly, ko ga di update sih? baru headernya doang hihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: