2 suntikan..

langsung saja,, suntikan yang pertama :

hari senin lalu bu mega melakukan rutinitas setiap paginya (pidato) selepas upacara, egh bu mega (principal of playgroup and elementary), kali ini topik yang dia sampaikan adalah “reflection”, sebagai pembukaan dengan senang hati dia menyebutkan law of reflection : the angle of incident light same with the angle of reflected light, >_< , dengan sigap ibu mega menerangkan masalah yang selalu di temui oleh pelajar yaitu tentang belajar, “ini adalah hukum allah malah sudah menjadi hukum alam, seberapa besar usaha yang kamu kerahkan untuk menggapai cita-citamu, sebesar itu pula hasil yang kan kamu dapatkan, apabila kamu rajin dan giat belajar dengan serius, pasti hasilnya tidak luput dari keberhasilan, walaupun keberhasilan itu tidak cepat datangnya, dan mungkin mesti melalui cobaan cobaan dari diri-Nya terlebih dahulu, itu hanya masalah waktu..pada akhirnya keberhasilan itu tercapai,,”,”coba kalian bercermin di cermin yang datar, kalian akan melihat bentuk dan seberapa besar badan kalian sendiri, cermin itu memantulkan bentuk badanmu yang sama persis” kata bu mega eeuy..

ini dia yang kedua..

pada hari yang sama saat pelajaran sosiology, oleh guru baru yang belum kukenal… dalam pelajaran ini, bu …(ga inget namanya karna waktu perkenalan suaranya terlalu kecil), mulai berdongeng tentang pengalamannya sebagai langkah pengakraban…dongengnya begini :”ketika masa kuliah dulu, ibu punya 2 orang temen dekat, tapi saya merasa mreka aneh…karna kebingungan melihat melihat mereka berdua seperti punya waktu 48 jam dalam sehari, saya bertanya..’kalian kapan tidurnya sie???’, karena tanpa sengaja memperhatikan selalu saja saya melihat mereka di kampus, jadwal kuliah biasa (pagi hingga siang atau sore) tanpa pernah absen, pada saat malam hari mereka masih saja berada di kampus , dengan posisi di depan komputer, dan ternyata mereka selalu tidur larut dan bangun jam 3 pagi, dan melaksanakan aktifitas rutinnya…setelah saya tanya lagi ‘kenapa kalian melakukan hal ini,??,’ lalu mereka menjawab dengan santai ‘saya lebih baik menjadi tukang sapu jalanan di kota jakarta ini, dari pda saya harus pulang ke pangkuan orang tua tanpa membawa ijazah saya,’ ”

kebetulan ibu sosiology dan teman2nya ini adalah rantauan dari……ke jkrt tuk skul…>_<.. sekian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: