Turkey

Assalamualaikum Wr.Wb.

It was a month and half, Turkiye…

*Updated from the original writing*

Setelah turun dari pesawat hati berdetak lumayan kencang soalnya udah nginjakin kaki di tanah Turki walau masih bandaranya doing :D, ternyata Abi-Abi (Turkish : kakak laki-laki) Indonesia telah berdiri memegang Karton tulisan “Indonesia” waktu menjemput kita. Ketika itu terasa asing sekali karena kita, rombongan Indonesia sebanyak belasan anak ini berasal dari sekolah Turki yang berbeda, yang tentunya belum saling mengenal dan akrab. Berikut tim nya berangkat :

Olimpiad

Kelompok Tari : Ka Pupi, Titah, Mila, Devi, Lingga, Lia, Ka Sarah, dan Zerly. Alhamdulillah mereka mendapat perunggu. Mereka semua dari Semesta School (Sekolah Turki yang di Semarang)

Sarki Olimpiyati (Kompetisi Bernyanyi) : Fathur Abi dari Fatih School ( Sekolah Turki yang di Aceh) dan Zella dari Kharisma Bangsa School (Sekolah Turki di Jakarta)

Siir Olimpiyati (Kompetisi Berpuisi) : Zaenal Abi dari ( Sekolah Turki yang di Aceh) dan Rani dari Semesta School (Sekolah Turki yang di Semarang)

Yazma, Dil Bilgisi, Composizyon, Kelime, Dinleme, Okuma ve Sunum (Grammar) : Fitrah Abi dari ( Sekolah Turki yang di Aceh) dan Zulfanahri (saya) dari Kharisma Bangsa School (Sekolah Turki di Jakarta)

Stant (Booth) : Hananda dari Fatih School

Long story short, berikut hasilnya :

No

Adi (nama)

Ulke (negara)

Elde etti (mendapat)

1

Altin (emas)

2

Altin (emas)

3

Fitrah

Endonezya Aceh

Altin (emas)

4

Altin (emas)

5

Gumus (perak)

6

Zulfanahri

Endonezya

Gumus (perak)

7-13

Gumus (perak)

14-20

Bronz (Perunggu)

Bagian grammar terdiri dari dua tahap, yaitu tahap penyisihan yang terdiri dari 102 negara dengan peserta kurang lebih 400 peserta, sebenarnya total peserta seluruhnya adalah 550 peserta,setiap negara mengirim seluruh siswanya untuk masuk ketahap ini walaupun mereka sesungguhnya bukan di bidang ini yang dilombakan, misalnya peserta yang mengikuti lomba puisi, nyanyi, maupun yang lainnya diizinkan untuk mengikuti tahap ini. Setelah itu langsung final, yang terpilih 30 besar temasuk Fitrah Abi dan aku, Alhamdulillah kami berhasil. Booth kita (Indonesia) Hananda abi sebagai kordinator berhasil mengambil tempat ketiga dan mendapat perunggu. Konsep booth ini terinspirasi dari provinsi Sumatra utara sehingga bentuknya Rumah Gadang.

Sebelum olimpiyat maupun saat-saat berlangsungnya pertandingan ini, aku sering merasa tidak sanggup dengan apa yang akan dan yang sedang ku hadapi, ketika aku berbincang-bincang dengan peserta dari negara lain, aku sering merasa minder melihat mereka yang Turkish-nya udah lumayan lanca. Aku sangat kagum mereka telah belajar Turkish 2-3-4-5 bahkan ada yang sudah sampai 6 tahun, Sempat aku berkenalan dengan orang Mongolistan dan dia sudah belajar selama 4 tahun, dari Banglades (roommate aku) sudah 3 tahun, dari India sudah 2 tahun, dan dan partnerku sendiri dari Aceh itu sudah 2 Tahun.

Pengalaman sebelum lomba,

Sebelumnya mau menginformasikan bahwa orang-orang Turki sangat suka dengan orang Indonesia karena Indonesia adalah Negara Islam dan banyak perempuan yang memakai jilbab, dan yang paling utama karena orang Indonesia murah senyum dan ramah. Itulah yang selalu mereka bilang bila bertemu dengan kita setiap kita jalan kaki dan berpapasan dengan orang sana, mereka selalu menyetopkan kita dan memeluk berkali sambil mencium pipi kanan dan kiri sampai sampai kita hampir jatuh, oia badan Indonesia itu kecil-kecil, hahaha.

Setelah keluar dari Ataturk Havalimani (Bandara Ataturk) udaranya sangat dingin tapi mataharinya sangat terik, dinginnya bukan cuma masuk tapi sampai meresap ke badan *lebai*. Ketika itu baju yang aku pakai ga begitu kuat menahan dinginnya udara jadi aku kedinginan dan mengajak yang lain untuk masuk lagi ke bandara sambil menunggu mobil penjemput kita.

Di Istanbul kita tinggal selama tiga hari, kita tinggal di apartemen abla-abla (Turkish : Kakak perempuan), di Turki orang-orang lebih dominan ataupun lebih suka tinggal di apartemen, jarang ditemui orang yang tinggal di rumah (hanya sedikit). di Istanbul kita pemanasan dulu kita hanya jalan-jalan keliling Istanbul, ke masjid – masjid besar seperti Sultan Ahmet Camisi dan lain lain, Tepat berada di seberangnya terdapat Ayasofya, akan tetapi ga sempat masuk karena gak bawa passport, hahaha *sayang banget* Selain itu kita juga pergi ke pasar khusus barang untuk para turist untuk membeli oleh-oleh tapi aku lupa nama pasarnya. Istanbul terdiri dari 2 bagian, Istanbul Asia dan Istanbul Eropa. Istanbul Asia cenderung sepi, ga terlalu berkembang bila dibandingkan dengan Eropa, masih banyak bangunan tua gak direnovasi sedangkan Istanbul Eropa sangat jauh berbeda, kota yang ramai, lebih besar, banyak tempat bersejarahnya dan sebagainya. Kita mengelilingi laut Marmara dengan feri sampai melewati 3 buah jembatan Bogazici, yang menghubungkan Istanbul Asia dan Eropa.

Selama 10 hari kita berada di Ankara untuk belajar di Samanyolu Koleji (Samanyolu College), aku sudah berharap aku mempunyai guru di sana, tapi ternyata aku gak punya, hanya belajar sendiri sedangkan yang lain terus berlatih puisi, nyanyi dan menari dengan pelatihnya.

Setelah itu selama 10 hari lebih kita mengelilingi 6 kota di Turki dengan menggunakan bus sdan kita sering tidur di bus, kota-kota itu adalah Kirikkale , Kayseri, Gaziantep, Mersin, Urfa lalu Konya, kita kesini untuk menghadiri undangan yang di atas namakan Indonesia. Bisa dibilang kita memperkenalkan budaya indonesia pada mereka dan setiap kita mau meninggalkan kota ini kita selalu mendapat hadiah, ga cuma itu setiap kali kita datang di penginapan kita selalu mendapat buah tangan dari si pemilik. Sungguh ini perjalanan yang melelahkan. Dalam 10 hari ini bisa di bilang kita hidup jorok, hanya berganti pakaian tanpa mandi, dan ga ada waktu untuk cuci baju. Sebenarnya gak jorok jorok amat karena udara dingin jadi tidak bau badan. Di Kayseri kita sempat berjumpa pada salju yang padahal saat itu udah masuk musim semi. Di Gaziantep, kita tinggal di asrama, kota ini sangat banyak sekolah internasional yang gedungnya sangat bagus dan mewah. Di Mersin kita tinggal di dekat laut “Ak Deniz” letaknya di selatan Turki, biasanya di sini di gunakan untuk liburan musim panas, banyak turis yang datang ke sini. Ada apartemen-apartemen yang memang di sediakan untuk liburan.

Lalu di Urfa, di sini sangat bersejarah, terdapat sejarah Nabi Ibrahim AS yaitu mesjidnya, tempat istirahatnya ketika dia lumpuh dan ada juga sumur yang di ciptakan Allah ketika beliau kehausan, karena sumur ini terlalu tua bahan2 penyusunnya sepeti batu sudah pada rapuh. Di sekitar sumur ini banyak pecahan2 batu yang katanya apabila kita mengambil batu itu lalu menaruhnya di sela-sela bangunan sumur itu yang telah rapuh, dan pecahan batu yang kita taruh itu tidak jatuh, InsyaAllah permohonan kita terkabul, tapi apabila jatuh tidak terkabul.  Di sisi lain ada tempat wudhu, kita di wajibkan untuk berwudhu di sana dan meminum air itu. Di kota ini, orang-orangnya sangat berbeda dengan orang-orang di kota lain, mereka sangat kuat, dan wajah mereka sangat mirip orang Irak, rambutnya hitam dan dan para perempuan terutama ibu-ibu memakai baju daerah khas di sana. Ada lagi tempat yang menarik di sini, yaitu kolam ikan yang sejarahnya dulu ada seseorang yang mati setelah memakan ikan di kolam ini, di sekitarnya terdapat taman dan danau. Juga terdapat kastil yang sudah ga beraturan, tapi ruang bawah tanah dan terowongan rahasianya masih terjaga utuh.

Lalu di Konya, kita berkunjung ke Mevlana. Mevlana adalah seorang ustad, dan pesantren yang kita kunjungi ini dinamakan Mevlana sesuai nama pendirinya. Dulunya merupakan pesantren yang sangat terkenal dan setiap tahun selalu melahirkan ustad yang sangat berkualitas, tapi sekarang adalah tempat peninggalannya di mana di dalam gedung ini ada kuburan Mevlana yang sangat mewah, beserta keluarganya dan murid muridnya. Dan di dalam pesantren ini semua perkakas-perkakas nya yang digunakan dari dulu hingga sekarang masih utuh dan dipajang dalam lemari kaca sehingga penggunjung dapat melihanya. Ada sebuah tarian yang sangat terkenal dari kota ini yang dinamakan Mevlana, merupakan tarian yang sangat anggun ditarikan oleh para lelaki dengan pakaian khasnya yang panjang dan lebar sehingga ketika penari mulai berputar pakaiannya akan mekar dan membuat para penontonnya merinding. Sangat sayang tarian itu hanya di tarikan setiap hari sabtu minggu sehingga kami tidak dapat menyaksikannya karena kami dating pada hari Selasa.

Di suatu ruangan terdapat Al-qur’an-Al-qur’an yang dipakai oleh Mevlana dari yang kecil hingga yang sangat besar dan terdapat sebuah kotak yang sangat di jaga dan di jauhkan dari kotor, itu adalah sebuah kaca besar yang di dalamnya terpajang sebuah kotak indah Yang menyimpan janggot Nabi Muhammad SAW ,di ujung kaca bawah tersebut terdapat lubang kecil yang disediakan untuk para pengunjung supaya bisa mencium wangi janggot Rasullullah, Subhanallah walaupun sudah berabad-abad lamanya, wanginya masih tercium.

Hal buruk ternyata menimpa kita saat hendak meninggalkan Urfa menuju Mersin. Ada kabar bahwa saudara Mom Safiye (salah satu pembina kita) meninggal dunia. Innalillahi wa innailaihi rojiun, kita hanya membiarkan Mom Safiye menangis karena melarangnya adalah suatu hal yang buruk, dia selama kira-kira dua tahun ini belum bertemu dengan almarhum, selama seharian perjalanan menuju Mersin di dalam bus kita semua memilih diam, turut berduka cita, dan berdoa Bus ini beralih ke kota Adana yang lebih dekat  untuk ke bandara mengantar Mom Safiye, beliau segera pulang ke kampong halamannya yaitu Ankara untuk mengantar kepergian almarhum. Sadly, kita ga singgah di kota ini, *padahal pengen jalan jalan*, langsung melanjutkan ke kota Mersin.

Setelah perjalanana mengitari Turki ini (Utara – Timur – Selatan – Barat), akhirnya kita kembali Utara lagi yaitu ke Ankara untuk berlomba, ‘6th Turkce Olimpiyatlari’ dilaksanakan di sini.

Dua hari sebelum lomba kita menginap lagi di Samanyolu Koleji (High School khusus cewe di Ankara). Tepatnya tanggal 24 Mei 2007 kita memasuki hotel Asya Kizilcahamam yang merupakan hotel bintang 5 dan pastilah mewah banget.Ddi sinilah selama satu minggu kita berkompetisi, bertemu para teman-teman dari berbagai Negara, dan merasakan manis pahitnya pengumuman. Tentunya ada rekreasi berkeliling kota Ankara, bertemu dengan Recep Tayyib Erdogan selaku wakil presiden yang sangat terkenal, dan menikmati sarana yang telah di sediakan oleh hotel.

Hari pertama lomba, sikap saling memusuhi antara satu negara dengan negara lain sangat tampak, udara serasa panas banget menghadapi persaingan ini, tapi hari ke tiga, ke empat, dan seterusnya udara kembali normal karena kita sudah saling mengenal dan saling berteman. Akhirnya hasil dari olimpiad ini keluar seperti yang di awal tulisan.

Final di adakan di Istanbul, (akhirnya kita kembali ke sini lagi, semakin ke utara). Tapi sebelum final kita berkeliling Istanbul *padahal udah pernah*. Kita ke Dolmabahce, yang merupakan istana sangat besar berada di pinggir laut Marmara, ini adalah rumah Ataturk dahulu, semua peralatan perang, harta benda dan semua ruangannya masih terawat dengan baik. Debu-debunya tak nampak, ukiran-ukiran di dinding maupun atap masih nampak indah banget. Buku-buku yang ada di perpustakaannya masih di jaga dan dirawat oleh orang khusus, bangunannya pun selalu di renovasi apabila ada kerusakan. Wah tamannya aja penuh dengan bunga mawar yang besar-besar. Masuk ke dalam Dolmabahce harus membungkus kaki kita dengan plastik yang telah disediakan oleh petugas, dan dilarang menyentuh apapun, saking tingginya security, petugas sengaja membuat jalur pengunjung sehingga siapapun yang keuar dari jalur/arena itu akan ditegur.

Setelah semua selesai akhirnya kami kembali ke Indonesia dengan membawa medali. Suatu berkah yang besar dari Allah SWT telah memberikan kesempatan ini, Alhamdulillah. Sesampainya di Indonesia berat badan bertambah lima kilo.

Sekian. Cerita tambahan akan saya post di page home.

Wassalamualaikum Wr.Wb

16 thoughts on “Turkey

  1. zakiakhmad says:

    Kunjungan kali pertama! Salam kenal, Elly. Aku juga pernah ke Turki, 10 tahun yang lalu. Eh ini ke Turki dalam rangka lomba kesenian ya?

  2. zaki..:

    egh laen..
    emang gituu soalnya lombanya meliputi nyanyi baca puisi dan menari,,

    terbagi dalam beberapa bidang…
    dan aku bukan dalam bidang kesenian,
    liat aja di atas penjelasannya…ok!!!

    btw berapa lama di turki??

  3. anung says:

    enaknya……
    salam kenal lagi :D

  4. zakiakhmad says:

    Wah aku cuma sebentar. 2-3 harian kali ya. Bentar, yang aku inget, aku itu ke Pasar Bazaar, Istanbul, naik kapal, Suleymeniye Mosque, Masjid yang kubahnya biru (ada gak?lupa), terus makan steak, minum teh yang gulanya kotak, …. , ….

  5. xwoman says:

    wah wah wah… pengalamannya mengesankan sekali.
    Seneng ya? selain bisa mengharumkan nama bangsa, bisa mengenal daerah-daerah Turki, juga nambah teman tuh, email2an ya sampai sekarang ;)
    Salut…

  6. wida says:

    waaahhh seneng nya ya bs jalan2 k turki,,, kerennn mengharum kan nama bangsa lagi,,, ;p

  7. almascatie says:

    salam kenal
    *kunjungan balik*

  8. Vadasectia says:

    Selamunaleykum.. :)
    Peki Turkiye’ye geldin olimpyad icin..?
    Aferin.. :)

    Semesta’dan ablalari taniyomusun..? Fatma Nur Abla, Suheyla Abla.. Onlar da Turkiye’ye geldi..

    Hangi turk okulunda okuyomusun..?

    Hadi salam kenal.. :)

  9. zulfanahri says:

    evet..dogru..
    ustundeki yaziyor ya.. ben turkiyeye gittim,, olimpiyat icin..
    ben kharisma bangsa okulunda okuyorum..

    ama semesta ablalari hic bilmem…
    sen semestadan misin??
    kacinci siniftasin??

    tanistigimiza memnun oldum..

    hadi mucuk mucuk..

  10. Lia says:

    Mohon kami di informasikan website nya sekolah SMP/SMA Semesta, untuk anak saya. Terima kasih

  11. elly says:

    nanti deh mba.. saya lupa….
    kenapa ga karisma bangsa aja?

  12. ulwi albab says:

    kira2 pengumuman hasil ujian yos kapan ya? bgmn caranya ikut beasiswa ke turky ya?

  13. ulwi albab says:

    salam buat anak2 semesta dr sobat kudus , gmn kbr sbt yng ikut tes yos dulu ? ini albab .

  14. oveddyRon says:

    Писака перспективный мужик

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,133 other followers

%d bloggers like this: