Bungaku Diambil Pramugari

adenium

bunga adenium
bunga yang bernama adenium ini menarik hati untuk dimiliki kenapa tidak bunganya yang mirip bunga terompet tidak bosan dipandang, seminggu sebelum hari kepulanganku ke Samarinda, tanpa direncanakan aku membeli satu pot bunga ini karena mengingat mamaku si pencinta bunga. Harganya hanya 5000 rupiah.
bunga yang kubeli persis seperti d foto yang kedua, berbunga satu hanya saja bungaku warna merah, sebenarnya ini adalah foto bunga temanku , Afu. kita bersama 2 teman lain serta 2 guru sengaja mengunjungi pameran bunga adenium ini yang berlokasi di jalan Pamulang .
seminggu kemudian saatnya aku balik ke Kalimanatan dan tentunya membawa serta bunga ini. karena takut bunganya hancur, bunga itu tidak kumasukkan bagasi tapi hanya ku-tenteng . ketika masuk ke pesawat, tiba-tiba aku ditegur oleh pramugari dan mengatakan bahwa bunga hidup tak boleh dibawa masuk ke pesawat. nah lo, aku linglung..bingung hanya memasang tampang bingung tanpa ngomong apa-apa, alhasil pramugarinya juga ikut bingung, karena sesaknya penumpang yang masuk, aku disuruh langsung duduk dan bunga adeniumnya diambil pramugari.
dua jam berselang, sampailah aku di bandara sepinggan, ketika menunggu barang bagasi, yang pertama kali muncul adalah BUNGA-KU..haha.. masih utuh.. ga nyangka.. yeah senangnya..:), keluar dari ruang kedatangan aku langsung menemukan mamaku melambaikan tangan, berlari…lalu kuberikan bunga itu, “ini bunga untuk mama”… sapaku sambil memeluk..




sempet kenalan ga ama pramugarinya ?
hehe
salam
maunya sih kenalan, abis cantik sih..haha sayangnya banyak penumpang berlalu lalang, lgsung dsuruh duduk deh.. fiuhh