Aku termasuk warga yang sangat menjunjung tinggi budaya daerah, yah paling tidak inilah yang aku niatkan. Tapi entahlah kondisi membuat adat Sulawesiku memudar. Tahun 1991 lalu aku memang dilahirkan di Polaweli Mandar, Sul-Bar, orangtuaku juga asli bugis-mandar. Jadilah aku orang sulawesi tulen, tapi akhir-akhir ini aku tersadar bahwa aku sangat malu mengakui diriku orang sulawesi soalnya mengenal bahasa saja aku masih linglung.
Udah lebih dari 8 tahun aku gak pulang kampung dan selama di Samarinda pun aku tak jago bahasa Kalimantan ini. Yah sekarang pun kalau di tengah keluarga yang berbahasa bugis-mandar aku juga gak ngerti. Intinya aku buta bahasa daerah. Fiuh… masa SMA yang kuhabiskan di Kharisma Bangsa, aku memiliki teman beraneka ragam asalnya, Padang, Bengkulu, Bogor, Jawa, Banjarmasin, dll. Jadilah kalau berkomunikasi dengan bahasa daerah ya gak nyambung..
Beberapa hari yang lalu..
- Aku dan teman – teman berwisata kuliner di Bogor, di akhir kunjungan kita memutuskan pergi ke Kebun Raya Bogor sekedar berfoto sambil menyantap roti yang kita beli. Tepat di jembatan menuju lahan luas yang berbunga, kami meminta seorang bapak yang menyediakan jasa memotret pengunjung, walaupun kita membawa kamera tapi kita tergerak untuk meminta jasa bapak itu. Ketika ngobrol-ngobrol, aku mengenal logat bapak itu dan langsung saja kusela dan mengatakan “bapak orang Sulawesi ya?”… haha malu banget kenyataannya dia bukan orang Sulawesi melainkan orang batak.
- Ketika aku duduk di ruang tunggu bandara (mau pulang ke Samarinda 14 Juni lalu), tanpa sadar aku duduk di tengah tengah sebuah keluarga. Mendengar percakapan mereka, aku merasa kenal dengan logat mereka, tepat ibu-ibu di sampingku mengajakku ngobrol dan langsung saja kutanya “ibu orang Sulawesi ya?”…”ohh bukan, kita orang Medan”…ketuker lagi..
Yah kira-kira begitulah pengalamanku yang mengaku-ngaku orang Sulawesi tulen..haha..red


perawatgaul
June 18, 2009 at 3:02 PM
KALO JAR URANG BANJAR TU..UMPAT KA JA NAHETAW
hendracupu
July 11, 2009 at 6:51 AM
kykayakya… aneh ga bisa baha daerah ya ..^^
idHaa
March 14, 2010 at 2:33 AM
waaah,,pastinya malu bgt tu!!
tapi menurutku kq wajar aja yaaa??soalnya aku juga masih agak linglung dengan bahasa daerahku sendri. emang sh, aku asli, bener-bener asli keturunan Jawa, tapi fisikku gak kayak orang Jawa, malah ada yang bilang aku keturunan Chinese. tapi aku ngga peduli. aku tetep orang Jawa tulen yang bangga dengan budayaku. makanya aku agak lebay banget muji orang yang pinter maen gamelan atau tari Jawa…
hheeeheee
enJoy ajaaaa!!
zulfanahrielly
June 29, 2010 at 5:19 PM
@hendracupu : weeeeee :p
@idHaa : iyaaa sebenarnya wajar saja, karena keluarga tidak meuntut bisa bhasa daerah. tapi tetap saja saya merasa sedih tidak memiliki kemampuan bahasa daerah ini yang merupakan kekayaan tanah air indonesia. (waduh ngomongnya nasionalisme bgt ni hahhaha)
Smile _ Happy
December 21, 2010 at 2:45 AM
Silakan kunjungi http://www.wisnuvegetarianorganic.wordpress.com/